Permintaan energi dari data center bisa bikin rencana Trump untuk 'Made in America' terancam. Simak penjelasannya di sini!
Jadi, belakangan ini banyak banget data center yang tumbuh pesat, dan itu bikin permintaan energi jadi melonjak. Nah, ini jadi masalah besar buat para produsen di kota-kota Rust Belt di Amerika. Mereka harus bayar tagihan listrik yang lebih mahal, dan itu bisa bikin keuntungan mereka tergerus. Bayangkan aja, ini bisa menggagalkan rencana Trump untuk menghidupkan kembali industri manufaktur di Amerika. Gimana bisa gitu? Yuk, kita bahas lebih dalam.
Contohnya, ada perusahaan Belden Brick di Ohio yang udah beroperasi selama 141 tahun. Dulu, mereka bayar listrik sekitar $1,600 per bulan, eh sekarang bisa melonjak jadi $12,000! Semua ini gara-gara biaya kapasitas yang naik di wilayah yang dilayani oleh PJM Interconnection. Ini bikin mereka terpaksa berpikir ulang tentang biaya produksi dan harga jual produk mereka.
Belum lagi, Asosiasi Produsen Baja juga udah kasih warning kalau perusahaan baja di Rust Belt harus merogoh kocek lebih dalam, sampai puluhan juta dolar per tahun hanya untuk biaya listrik. Padahal, biaya listrik ini bisa menyumbang 20 hingga 40 persen dari total biaya produksi baja. Jadi, bisa dibayangkan betapa beratnya beban yang mereka hadapi.
Advertisement
Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.
Apalagi, di saat yang bersamaan, Trump juga dukung perusahaan-perusahaan teknologi yang bikin data center ini. Ini jadi kontradiktif banget, soalnya dia pengen bikin produk lokal, tapi di sisi lain, industri yang ada malah terancam gara-gara biaya listrik yang melambung. Ini jadi dilema yang bikin banyak orang bertanya-tanya, apakah rencana 'Made in America' ini masih bisa terwujud?
Kita harus ingat, industri manufaktur itu penting banget buat ekonomi Amerika. Kalau biaya produksi terus naik, bisa jadi banyak pabrik yang terpaksa tutup atau pindah ke tempat lain yang lebih murah. Ini bisa bikin banyak orang kehilangan pekerjaan dan ekonomi jadi terpuruk. Jadi, penting banget buat pemerintah dan perusahaan untuk cari solusi agar bisa seimbang antara kebutuhan energi dan keberlangsungan industri lokal.
Nah, buat kamu yang penasaran, apa sih solusi yang mungkin bisa diambil? Mungkin pemerintah bisa bikin kebijakan yang lebih mendukung industri dengan memberikan insentif untuk penggunaan energi yang lebih efisien. Atau mungkin, perusahaan bisa berinovasi dalam teknologi untuk mengurangi konsumsi energi. Yang jelas, ini jadi tantangan besar yang harus dihadapi bersama.
Technology lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.
Ars Technica
Catatan redaksi
Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini
Technology update dari Ars Technica.
Sumber asli
Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan Ars Technica.
Baca artikel asli di Ars Technica→