X bakal kirim DM ke pengguna saat postingan yang mereka suka diperbaiki. Simak info lengkapnya di sini!
Jadi, kamu pasti udah tahu kan tentang X? Nah, kabar terbaru dari Elon Musk ini bikin kita penasaran. Dia bilang, X bakal kirim DM ke pengguna setiap kali postingan yang mereka like, reply, atau repost itu dapat Community Notes. Ini sih langkah yang menarik, soalnya banyak yang bilang sistem fact-checking di X sering telat, jadi informasi yang salah masih beredar.
Bayangkan, kamu udah nge-like postingan yang ternyata salah, terus tiba-tiba dapat DM dari X yang bilang, 'Eh, ini ada update nih tentang postingan yang kamu suka.' Gimana rasanya? Pastinya bikin kamu lebih aware dan bisa ngecek info yang bener, kan? Ini bisa jadi solusi buat masalah misinformation yang sering terjadi di platform ini.
Sistem Community Notes ini sebenarnya udah ada, tapi seringnya baru muncul setelah banyak orang udah terlanjur terpengaruh sama info yang salah. Dengan adanya DM ini, pengguna bisa lebih cepat tahu mana yang benar dan mana yang enggak. Jadi, kamu enggak perlu khawatir lagi deh kalau tiba-tiba jadi korban hoax.
Advertisement
Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.
Musk juga bilang, ini adalah bagian dari upaya mereka untuk meningkatkan transparansi di platform. Dia pengen semua orang bisa dapat informasi yang akurat dan tepat waktu. Jadi, buat kamu yang aktif di X, siap-siap deh dapat notifikasi dari DM ini. Bakal bikin pengalaman bersosial media kamu jadi lebih baik.
Tapi, ada yang perlu diingat. Meskipun ini langkah positif, kita tetap harus kritis dan enggak langsung percaya sama semua yang kita baca. DM dari X bisa membantu, tapi tetap aja, kita yang harus jeli dan pintar memilah informasi. So, tetap update dan jangan sampai ketinggalan berita terbaru dari X!
Technology lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.
TechCrunch
Catatan redaksi
Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini
Technology update dari TechCrunch.
Sumber asli
Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan TechCrunch.
Baca artikel asli di TechCrunch→