Saham Cypherpunk anjlok 40% gara-gara bug Zcash, tapi mereka tetap ngotot incar 5% pasokan ZEC. Ada apa?
Saham Cypherpunk Technologies tiba-tiba jebol lebih dari 40%. Penyebabnya? Ada bug kritis di jaringan Zcash yang baru aja di-patch. Wajar kalau para investor langsung was-was.
Tapi tim Cypherpunk malah keluarin pernyataan: 'Please stop the FUD'. Mereka bilang jangan panik dan tetap komitmen buat ngumpulin 5% dari total pasokan ZEC. Gila sih.
Soalnya, Cypherpunk ini bukan sekadar perusahaan biasa. Mereka ngandelin Zcash sebagai aset utama di treasury-nya. Kalau Zcash goyah, portofolio mereka juga ikut goyang banget.
Advertisement
Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.
Bug yang muncul ini bisa bikin transaksi tertentu gagal diverifikasi dengan bener. Meski udah di-patch, kepercayaan komunitas sempet terkoyak. Harga ZEC sempet turun gara-gara berita ini.
Nah, yang menarik adalah reaksi Cypherpunk-nya. Kebanyakan perusahaan bakal cabut atau ngurangi eksposur pas ada masalah ini. Mereka malah mantep-mantepin posisi dan bilang ini kesempatan buar akumulasi.
Strategi ini mirip sama yang sering dilakuin whale di kripto: beli pas orang lain panik. Bedanya, Cypherpunk ini perusahaan terbuka, jadi gerakannya kena pantau publik dan regulator.
Buat kamu yang main kripto, ini bisa jadi pelajaran. Pertama, bug bisa muncul kapan aja, bahkan di proyek yang udah lama kayak Zcash. Kedua, pergerakan treasury perusahaan terkadang bisa jadi sinyal, tapi juga bisa jebakan.
Jangan langsung ikut-ikutan beli cuma gara-gara perusahaan gede lagi akumulasi. Selidiki dulu apa dasar teknologi dan komunitasnya masih oke apa enggak. FUD kadang bohong, tapi kadang juga ada benernya.
Cypherpunk jelas lagi taruhan besar di Zcash. Kalau ZEC balik kuat, untungnya bakal gede. Tapi kalau masalah teknis muncul lagi, dana mereka bisa terus berdarah. Seru nih bakal gimana kelanjutannya.
Crypto lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.
The Block
Catatan redaksi
Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini
Crypto update dari The Block.
Sumber asli
Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan The Block.
Baca artikel asli di The Block→