Hearing pajak crypto di DPR AS malah nunjukin para pembuat undang-undang beda pendapat. Kenapa mereka ribet soal urgensi aturan baru?
Jadi gini, ada hearing di komite DPR AS soal pajak aset digital. Tujuannya? Ngerancang aturan baru yang rapi buat crypto.
Sayangnya, yang terjadi malah berantem soal prioritas. Ada yang bilang ini harus buru-buru selesai. Ada juga yang santai aja, mikirnya jangan sampai terburu-buru bikin kesalahan.
Dari sini kelihatan kalau pembuat undang-undang di sana belum sepakat gimana cara ngelawan dunia crypto yang maju kencang.
Advertisement
Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.
Di satu sisi, diam-diam industri crypto udah nungguin aturan yang jelas biar nggak kena jebakan pajak yang aneh-aneh. Startup, exchange, sama investor butuh kepastian hukum, soalnya.
Tapi di sisi lain, ada kekhawatiran kalau terlalu ngebut, aturannya malah jebol di tengah jalan. Bisa-bisa regulasinya cacat dan malah bikin repot semua pihak.
Nggak heran sih, soalnya dunia aset digital ini beda banget sama saham atau obligasi. Ada staking, airdrop, DeFi, NFT, dan sebagainya. Pajakin yang mana dulu?
Nah, yang menarik dari hearing ini adalah bukti kalau legislator masih puyeng mau mulai dari mana. Padahal IRS (internal revenue service) dan otoritas pajak lain udah mulai ngejar pendapatan dari crypto.
Bagi kamu yang invest di crypto, ini artinya pajak bukan lagi omong kosong. Aturan bakal datang, entah cepat atau lambat.
Saran praktisnya: mulai catet semua transaksi kamu dari sekarang. Jual, beli, swap, staking reward, semuanya. Jangan nunggu aturan final baru panik ngumpulin data.
Kepastian memang butuh waktu. Tapi buat investor, persiapan nggak boleh nunggu kepastian. Catet, lapor, dan ikutin perkembangannya biar nggak kena getah nantinya.
Crypto lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.
The Block
Catatan redaksi
Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini
Crypto update dari The Block.
Sumber asli
Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan The Block.
Baca artikel asli di The Block→