Startup AI musik Suno dapat pendanaan $400 juta dengan valuasi $5,4 miliar meski sedang dihadapkan gugatan hak cipta.
Startup AI buat bikin musik, Suno, baru aja nambah duit segpo $400 juta. Padahal mereka masih sibuk ngadepin gugatan dari para musisi yang bilang AI-nya nyuri karya mereka.
Valuasi Suno sekarang udah ngelebihin $5,4 miliar. Untuk perbandingan, sekitar tujuh bulan yang lalu saat ngumpulin dana valiasinya masih $2,45 miliar. Naiknya gila-gilaan ya.
Gede banget sih angkanya. Tapi yang jadi pertanyaan, investor pada pede aja bareng startup yang hukumnya belum jelas. Apa mereka udah punya jalan keluar dari masalah hak cipta ini?
Advertisement
Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.
Soalnya, industri AI musik memang lagi panas. Banyak yang penasaran sama potensinya buat bikin lagu dalam hitungan detik. Tapi di sisi lain, para artis dan label rekaman makin ngamuk soal pelanggaran hak cipta.
Suno sendiri belum buka suara banyak soal strategi mereka ngadepin pengadilan. Tapi nyatanya duit segitu banyak cukup buat nunjukin kalau pasar tetap percaya sama teknologi generatif, meski ribut-ribut kayak gini belum reda.
Buat kamu yang penasaran sama tren AI kreatif, ini pelajaran penting: teknologi yang bikin heboh go intern karena canggih, bisa juga berarti onboarding masalah hukum yang gede. Jangan cuma lihat cuan-nya doang.
Nah, pertanyaan ke kamu nih: valuasi segila itu wajar nggak sih buat startup yang lagi digugat? Atau ini balon yang suatu hari meletus?
Technology lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.
TechCrunch
Catatan redaksi
Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini
Technology update dari TechCrunch.
Sumber asli
Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan TechCrunch.
Baca artikel asli di TechCrunch→