Starlink dapat pengecualian dari larangan FCC soal router asing. Simak selengkapnya!
Jadi, baru-baru ini, pemerintahan Trump bikin keputusan yang cukup mengejutkan. Mereka mengizinkan router Starlink dari SpaceX untuk tetap beredar meski ada larangan dari FCC terkait router yang dibuat di luar negeri. Ini berarti Starlink bisa terus beroperasi tanpa masalah, dan itu bikin banyak orang penasaran, kenapa bisa gitu ya?
Router Starlink ini ternyata udah dapat persetujuan dari Departemen Pertahanan, yang bikin mereka aman dari larangan itu sampai 1 Februari 2028. Bayangin, larangan ini sebenarnya ditujukan buat melindungi keamanan nasional, soalnya banyak perangkat yang diproduksi di luar negeri dianggap bisa menimbulkan risiko.
FCC sebelumnya meng-update daftar perangkat yang dianggap berisiko, dan semua router yang diproduksi setidaknya sebagian di luar AS masuk dalam daftar itu. Tapi, dengan adanya pengecualian ini, SpaceX bisa terus memproduksi dan mendistribusikan router mereka tanpa hambatan. Ini jadi berita baik buat mereka dan pengguna Starlink!
Advertisement
Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.
Kamu pasti penasaran, kenapa Starlink bisa dapet pengecualian ini? Ternyata, karena mereka udah punya pabrik di Texas, tapi juga bikin router di Vietnam. Jadi, mereka bisa bilang bahwa ada komponen yang diproduksi di dalam negeri, yang bikin mereka lebih aman dari larangan tersebut.
Keputusan ini tentu bikin banyak vendor lain yang juga butuh pengecualian, soalnya kebanyakan router memang dibuat di luar negeri. Ini jadi tantangan besar buat industri teknologi di AS, dan bisa jadi mempengaruhi bagaimana mereka beroperasi di masa depan.
Dengan semua perubahan ini, kita harus terus update tentang apa yang terjadi di dunia teknologi, terutama yang berkaitan dengan keamanan dan kebijakan pemerintah. Siapa tahu, keputusan ini bisa berdampak lebih jauh di industri lainnya.
Technology lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.
Ars Technica
Catatan redaksi
Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini
Technology update dari Ars Technica.
Sumber asli
Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan Ars Technica.
Baca artikel asli di Ars Technica→


