Dua perusahaan baru masuk dalam kompetisi peluncuran militer AS. Siapa mereka dan kenapa ini penting? Baca selengkapnya!
Minggu ini, Angkatan Luar Angkasa AS nambah dua perusahaan baru yang bisa ikut bersaing buat kontrak peluncuran. Nama-nama baru ini adalah Impulse Space dan Relativity Space. Buat perusahaan roket, bisa masuk ke pasar peluncuran militer AS itu kayak dapet tiket emas, soalnya pasar ini gede dan cuan banget.
Relativity Space udah bikin langkah yang cukup meyakinkan dengan roket berat mereka, Terran R. Ini bukan hal yang mengejutkan sih, soalnya di bawah pimpinan Eric Schmidt, mantan CEO Google, mereka udah kerja keras buat bawa roket ini ke peluncuran. Jadi, masuknya mereka ke dalam daftar ini udah bisa diprediksi.
Nah, yang bikin kaget adalah Impulse Space. Mereka lebih fokus bikin pesawat luar angkasa buat operasi di luar angkasa, bukan buat peluncuran dari Bumi. Jadi, ini jadi pertanyaan besar: kenapa mereka bisa ikut serta dalam kompetisi ini? Apakah ada strategi baru yang mau mereka coba?
Advertisement
Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.
Kehadiran dua perusahaan ini nunjukin bahwa pasar peluncuran militer lagi panas. Banyak perusahaan baru yang pengen ambil bagian, dan ini bisa jadi kesempatan emas buat inovasi di bidang luar angkasa. Kita tunggu saja langkah-langkah mereka selanjutnya!
Buat kamu yang penasaran sama perkembangan teknologi luar angkasa, ini jadi momen seru. Apakah Impulse Space bisa buktikan diri di kompetisi ini? Atau Relativity Space bakal jadi raja di pasar peluncuran militer? Kita lihat aja!
Technology lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.
Ars Technica
Catatan redaksi
Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini
Technology update dari Ars Technica.
Sumber asli
Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan Ars Technica.
Baca artikel asli di Ars Technica→

