Mobil F1 2026 di Spa-Francorchamps bikin kecewa. Simak kenapa sirkuit ini jadi sorotan!

Formula 1 baru aja balik ke sirkuit Spa-Francorchamps untuk Grand Prix Belgia. Ini tempat balapan yang udah terkenal banget, bahkan jadi salah satu yang paling ikonik di dunia balap. Tapi, sayangnya, mobil F1 2026 yang ada sekarang bikin sirkuit ini terlihat kurang greget. Gimana bisa, ya?

Sirkuit Spa ini udah ada sejak tahun 1950, dan banyak yang bilang ini adalah sirkuit terbaik di planet ini. Bayangkan, balapan pertama di sini diadakan pada tahun 1922, dengan sirkuit sepanjang 9 mil yang melintasi jalan umum. Sekarang, meski panjangnya sedikit berkurang jadi 8,7 mil, kecepatan rata-rata lapnya masih bisa mencapai 150 mph! Gokil, kan?

Tapi, di balapan kemarin, mobil-mobil F1 2026 ini kelihatan kurang bertenaga. Kenapa? Soalnya, baterai yang dipakai cuma bisa nyuplai tenaga buat motor listrik mobil selama beberapa detik doang setiap lap. Sisanya, mobil-mobil ini malah kalah tenaga dibandingkan mobil F2 yang lebih kecil. Jadi, bisa dibilang, ini bikin pengalaman balapan di Spa jadi kurang seru.

Advertisement

Advertisement

Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.

Banyak penggemar yang berharap bisa lihat aksi seru di sirkuit ini, tapi dengan kondisi mobil yang sekarang, harapan itu kayaknya sulit terwujud. Padahal, Spa itu sirkuit yang penuh tantangan, dengan tikungan tajam dan perubahan elevasi yang bikin balapan jadi lebih menarik. Sayang banget, ya?

Dengan semua perubahan yang terjadi di dunia balap, termasuk teknologi mobil yang makin canggih, kita jadi penasaran, apa yang bakal terjadi selanjutnya? Apakah F1 akan kembali ke jalur yang tepat dan bikin balapan di Spa jadi lebih seru lagi? Kita tunggu aja!

Technology lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.

Ars Technica

Catatan redaksi

Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini

Technology update dari Ars Technica.

Sumber asli

Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan Ars Technica.

Baca artikel asli di Ars Technica
#Technology#ArsTechnica#rss