Kepala FDA mundur setelah Trump paksa persetujuan vape buah. Kontroversi di balik keputusan politik yang memengaruhi kesehatan masyarakat.
Kamu tahu gak? Kepala FDA Marty Makary mundur dari jabatannya minggu ini. Gara-gara pemerintahan Trump yang memaksa persetujuan vape buah yang kontroversial.
Makary ngundurkan diri beberapa hari setelah berita bocor bahwa Ged Putih sudah menyetujui rencana untuk memecatnya. Trump sendiri mengkonfirmasi pengunduran diri Makary di media sosial.
Trump bahkan memposting gambar yang menunjukkan Makary mengundurkan diri lewat pesan teks. Pesan itu dimulai dengan 'Dr. President Trump, Please accept my resignation, effective today.'
Advertisement
Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.
Makary dilaporkan menghabiskan setahun ini melawan kebijakan Trump dan membuat banyak musuh di industri. Dia berusaha keras melindungi publik dari produk berbahaya.
Trump menulis di media sosial lain bahwa Makary 'telah melakukan pekerjaan luar biasa di FDA' dan 'seorang pekerja keras yang dihormat oleh semua orang'.
Ironinya, meski memberi pujian, Trump tetap memaksa persetujuan vape buah yang kontroversial. Ini menunjukkan betapa politik bisa mengalahkan kesehatan masyarakat.
Vape buah ini sebenarnya sudah lama dilarang karena dianggap berbahaya, terutama bagi remaja. Tapi tiba-tiba disetujui lagi gara-gara tekanan politik.
Makary ini dokter yang sudah lama berjuang untuk kesehatan masyarakat. Pengundurannya adalah kekalahan bagi mereka yang peduli dengan kesehatan publik.
Kamu mungkin bertanya-tanya, apa hubungannya vape buah dengan kesehatan? Riset menunjukkan vape bisa merusak paru-paru dan meningkatkan risiko penyakit jantung.
Yang lebih memprihatinkan, rasa buah di vape membuatnya lebih menarik bagi remaja, yang bisa memicu kecanduan nikotin sejak dini.
Pengunduran Makary ini menunjukkan betapa politik bisa memengaruhi keputusan medis yang seharusnya didasarkan pada bukti ilmiah, bukan kepentingan politik.
Sebagai konsumen, kamu harus tetap waspada dengan produk-produk baru yang disetujui secara politis, bukan berdasarkan keamanan ilmiah.
Ingat, kesehatanmu itu berharga. Jangan mudah tergoda oleh produk yang terlihat 'aman' tapi sebenarnya berbahaya.
Kasus ini juga mengingatkan kita untuk selalu waspada dengan pengaruh politik dalam dunia kesehatan. Kesehatan masyarakat harus jadi prioritas, bukan alat politik.
Technology lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.
Ars Technica
Catatan redaksi
Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini
Technology update dari Ars Technica.
Sumber asli
Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan Ars Technica.
Baca artikel asli di Ars Technica→


