Campak di AS kembali meningkat, biotech mulai mengembangkan obat baru. Apa yang terjadi?
Jadi, kamu tahu kan, campak itu penyakit yang udah lama dianggap hampir punah? Tapi sekarang, di AS, kasusnya malah lagi naik tajam! Dalam 35 tahun terakhir, ini jadi angka tertinggi. Dan yang bikin khawatir, vaksinasi juga semakin menurun. Akibatnya, beberapa perusahaan bioteknologi mulai beraksi, ngerancang obat buat yang terinfeksi dan juga yang butuh perlindungan sementara.
Sebelumnya, vaksinasi campak itu udah sangat efektif, jadi nggak banyak yang mau ngeluarin duit buat penelitian obat. Tapi sekarang, dengan lonjakan kasus, mereka mulai mikir ulang. Beberapa perusahaan dan kelompok akademis udah mulai kerja keras, meskipun butuh waktu lama sebelum obat-obatan ini bisa dipakai. Dan yang lebih bikin bingung, apakah orang-orang yang nolak vaksin mau terima pengobatan ini?
Di South Carolina dan Utah, ada wabah besar yang bikin angka kasus campak melonjak. Bayangin, di tahun ini aja, jumlah kasus udah lebih dari 2.289, padahal tahun lalu cuma 285 kasus. Ini baru bulan Juli, lho! Jadi, bisa dibayangkan gimana situasinya ke depan. Dengan kondisi kayak gini, penting banget buat kita tahu apa yang bisa dilakukan untuk melindungi diri dan orang-orang di sekitar kita.
Advertisement
Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.
Kita juga harus ingat, meskipun ada usaha untuk bikin obat, pencegahan tetap jadi yang utama. Vaksinasi itu cara paling efektif buat mencegah penyebaran campak. Jadi, sebelum kita nunggu obat yang mungkin baru ada bertahun-tahun lagi, yuk, kita dukung vaksinasi dan jaga kesehatan bareng-bareng. Jangan sampai kita terjebak dalam situasi yang lebih parah!
Technology lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.
Ars Technica
Catatan redaksi
Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini
Technology update dari Ars Technica.
Sumber asli
Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan Ars Technica.
Baca artikel asli di Ars Technica→


