Cerita tentang jam canggih yang bisa ngatur sendiri, bikin hidup kamu lebih gampang. Gak percaya? Cek ini!
Jadi gini, dari kecil aku udah akrab banget sama jam-jam yang ada di meja samping tempat tidur. Biasanya sih jam-jam murah dari Walmart atau Target yang cuma bisa nunjukin waktu. Tapi masalahnya, setiap kali Daylight Saving Time tiba atau listrik mati, aku harus repot-repot ngatur ulang. Dan itu bikin aku kesel banget!
Suatu hari, setelah listrik mati dan aku harus berdiri di samping meja sambil menekan tombol 'TIME' dan 'HOUR', aku mikir, "Kita udah di abad ke-21, masa sih belum ada jam yang bisa ngatur sendiri?" Nah, di situ aku mulai kepikiran, gimana kalau ada jam yang bisa nyesuaiin waktu secara otomatis tanpa perlu repot-repot lagi?
Bayangkan aja, jam impianku ini bisa ngatur waktu sendiri. Dia bisa menyesuaikan dengan Daylight Saving Time, atau bahkan bisa diatur sesuai kebutuhan kita. Gak cuma itu, jam ini juga harus bisa nunjukin waktu yang akurat sampai detik-detiknya. Dan pastinya, tampilannya harus merah, bukan biru, hijau, atau putih. Gak mau juga kan harus install aplikasi yang bikin privasi kita terganggu?
Advertisement
Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.
Satu hal yang bikin aku makin penasaran, apa sih yang bikin jam ini bisa lebih canggih dari jam-jam biasa? Ternyata, teknologi yang ada sekarang udah bisa bikin jam dengan fitur-fitur yang kita mau. Jam ini bisa terhubung dengan internet dan otomatis update waktu tanpa kita harus ngapa-ngapain. Keren, kan?
Jadi, kalau kamu juga ngerasa kesal sama jam yang harus diatur terus, mungkin udah saatnya kita ngincar jam yang lebih canggih. Gak cuma bikin hidup lebih gampang, tapi juga bikin kita gak perlu repot lagi setiap kali ada perubahan waktu. Siapa tahu, jam impian ini bisa jadi kenyataan dalam waktu dekat!
Technology lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.
Ars Technica
Catatan redaksi
Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini
Technology update dari Ars Technica.
Sumber asli
Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan Ars Technica.
Baca artikel asli di Ars Technica→


