Kembar hacker lupa matikan Teams saat dipecat, merekam percakapan jahat mereka sendiri. AI bodong bikin mereka tertangkap.
Kamu ingat kembar Muneeb dan Sohaib Akhter? Gak? Nih, ini cerita seru mereka.
Kembar berusia 34 tahun ini punya skill teknis buat ngincar duit dari airline miles selama bertahun-tahun.
Tapi yang bikin mereka masuk masalah serius adalah hapus 96 database pemerintah AS cuma dalam satu jam setelah dipecat dari Opexus.
Advertisement
Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.
Opexus baru saja tahu kalau kedua kembar ini pernah masuk penjara karena cyberfraud sebelumnya.
Mereka ini kayaknya bukan master criminal malah dua orang bodoh yang kebetulan jago coding.
Wah, yang paling lucu, mereka nanya ke AI buat cari cara tutupi jejak kejahatan mereka.
AI ngasih saran yang salah, jadi mereka akhirnya tertangkap polisi.
Ada satu misteri kecil yang bikin penasaran: gimana pemerintah punya transkrip lengkap percakapan mereka saat itu?
Mereka tinggal bareng di Arlington, Virginia, jadi wajar kalau ngobrak-ngobrik bareng buat hapus database.
Tapi gimana pemerintah bisa dapet audio percakapan mereka? Apakah ada spyware rahasia?
Atau mungkin FBI nyelinap di semak-semak dengan mikrofon?
Yang pasti, lupa matikan Teams jadi kesalahan fatal yang bikin mereka tertangkap.
Lesson buat kamu: selalu matikan recording setelah meeting, apalagi lagi kalau kamu lagi ngincar sesuatu yang curang.
Jangan percaya AI 100% untuk hal sensitif, terutama soal kejahatan.
Bahkan hacker profesional bisa bikin kesalahan bodoh kayak gini.
Technology lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.
Ars Technica
Catatan redaksi
Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini
Technology update dari Ars Technica.
Sumber asli
Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan Ars Technica.
Baca artikel asli di Ars Technica→


