Google luncurkan API verifikasi usia di Google Play. Orang tua bisa atur akses anak-anak mereka dengan lebih mudah!
Kamu pasti udah denger kan, banyak negara sekarang lagi serius banget soal verifikasi usia online? Nah, Google juga gak mau ketinggalan. Mereka baru aja ngeluncurin API verifikasi usia di Google Play yang bikin orang tua bisa atur akses anak-anak mereka. Jadi, anak-anak bisa lebih aman saat main aplikasi.
API ini namanya Play Age Signals. Yang bikin menarik, Google bilang kalau sistem ini bisa memastikan usia pengguna tanpa harus minta ID atau foto selfie. Semua ini terhubung dengan aplikasi Family Link yang udah ada. Jadi, orang tua bisa atur rentang usia untuk akun anak mereka. Misalnya, kamu bisa set rentang 16-17 tahun, biar aplikasi bisa nyesuain konten dan pengalaman buat remaja.
Yang lebih keren, rentang usia ini bisa berubah seiring bertambahnya usia anak. Misalnya, anak yang umur 13 tahun mungkin bakal tetap di kategori konten yang sama selama beberapa tahun sebelum naik level. Ini bikin orang tua lebih fleksibel dalam mengatur apa yang bisa diakses anak mereka di Google Play.
Advertisement
Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.
Tapi, tenang aja, ini semua opsional. Artinya, orang tua bisa milih mau set rentang usia atau enggak. Kalau ngerasa gak perlu, bisa dimatiin kapan aja. Jadi, gak ada paksaan buat akun anak-anak. Ini bikin orang tua lebih nyaman dan bisa ngontrol akses anak mereka tanpa ribet.
Dengan adanya fitur ini, Google pengen bikin pengalaman online anak-anak lebih aman. Soalnya, banyak konten di internet yang gak cocok buat mereka. Dengan API ini, diharapkan orang tua bisa lebih tenang saat anak-anak mereka main aplikasi atau akses konten di Google Play.
Technology lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.
Ars Technica
Catatan redaksi
Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini
Technology update dari Ars Technica.
Sumber asli
Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan Ars Technica.
Baca artikel asli di Ars Technica→


