Bayar ransom hacker bisa bikin kamu jadi target lagi. Simak alasannya di sini!
Jadi gini, banyak orang yang mikir kalau bayar ransom ke hacker itu bisa jadi solusi. Tapi, kenyataannya, itu bisa bikin masalahmu jadi lebih parah. Kenapa? Soalnya, hacker yang udah dapat duit dari kamu biasanya bakal balik lagi, ngincar lebih banyak cuan. Mereka nggak punya alasan buat berhenti, karena udah terbukti bisa dapet uang dari kamu.
Para peneliti keamanan udah lama bilang kalau bernegosiasi dengan penjahat siber itu kayak ngomong sama tembok. Nggak ada gunanya, soalnya mereka nggak punya niat buat berhenti. Bayar ransom itu sama aja kayak kasih sinyal ke mereka bahwa kamu gampang dibohongi. Jadi, mereka bakal terus ngebidik kamu dan orang lain yang punya kelemahan yang sama.
Banyak perusahaan yang udah bayar ransom dan berharap bisa dapetin data mereka kembali. Tapi, sering kali, data yang dikembalikan itu udah diubah atau bahkan hilang. Jadi, kamu nggak cuma kehilangan duit, tapi juga bisa kehilangan data penting yang mungkin nggak bisa dipulihkan lagi.
Advertisement
Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.
Selain itu, ada risiko lain yang harus kamu pertimbangkan. Setelah bayar, hacker bisa jadi lebih berani dan mengincar kamu lagi. Mereka bisa aja ngelakuin serangan yang lebih canggih di masa depan. Jadi, daripada bayar, lebih baik siapkan langkah-langkah pencegahan yang lebih baik, kayak backup data secara rutin dan tingkatkan keamanan sistem kamu.
Intinya, bayar ransom itu bukan solusi jangka panjang. Kamu harus lebih cerdas dalam melindungi data dan sistem kamu. Investasi di keamanan siber itu jauh lebih penting daripada bayar hacker yang cuma bikin masalah baru. Jadi, mending fokus ke cara-cara yang bikin kamu lebih aman dan sulit dijadikan target.
Kalau kamu udah terlanjur bayar, jangan putus asa. Segera perbaiki sistem keamanan kamu, ajak tim IT untuk evaluasi dan cari tahu celah yang bisa dimanfaatkan hacker. Ingat, keamanan itu bukan hanya tentang reaksi, tapi juga tentang pencegahan.
Technology lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.
TechCrunch
Catatan redaksi
Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini
Technology update dari TechCrunch.
Sumber asli
Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan TechCrunch.
Baca artikel asli di TechCrunch→