Bank AS kasih data customer ke AI tanpa izin, risiko kebocoran data meningkat. Pelihara privasi digital kamu!
Bank di Amerika baru-baru ini ngaku ada kebocoran data yang cukup serius. Mereka kasih data customer ke aplikasi AI tanpa izin dulu.
Ini bukan sekedar masalah kecil, lho. Data yang bocor itu termasuk informasi pribadi yang sensitif banget.
Bayangkan kalau data rekening, transaksi, bahkan pola pengeluaran kamu diketahui orang lain. Sangat berbahaya, kan?
Advertisement
Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.
Bank bilang ini karena mereka pake aplikasi AI yang 'tidak diizinkan'. Artinya, mereka nggak bener-bener cek dulu aplikasi itu aman atau nggak.
Padahal, kalau mau pake AI untuk bantu kerja, harusnya mereka cek dulu keamanannya. Jangan asal pake gara-gara AI lagi lagi.
Banyak perusahaan sekarang lagi terobsesi sama AI. Mereka lupa kalau data customer itu jangan sembarangan kasih ke pihak ketiga.
Kasih contoh nyata: beberapa minggu lalu, startup AI lainnya juga kebocoran data karena nggak bener-bener atur aksesnya.
Yang jadi masalah, AI itu bisa ngolah data jauh lebih cepat dan lebih banyak daripada manusia. Jadi kalau ada yang salah, dampaknya juga jauh lebih besar.
Untuk kamu yang punya rekening di bank, ada baiknya cek dulu policy privasi mereka. Tanya juga gimana mereka atur data kalau pake pihak ketiga.
Jangan cuma percaya sama kata-kata 'amannya' dari perusahaan. Cari tahu sendiri gimana mereka sebenarnya melindungi data kamu.
Kalau kamu pake aplikasi AI juga, pastikan mereka jelas tentang data mereka kumpulin. Jangan asal klik 'setuju' tanpa baca.
Teknologi AI memang canggih dan bikin hidup lebih mudah. Tapi ingat, privasi itu jangan ditukar dengan kenyamanan semata.
Mungkin kamu pernah dengar 'jangan gratisan' di dunia digital. Kalau ada layanan AI gratis, mereka bisa monetize data kamu.
Ada baiknya kita semua lebih waspada. Kalau ada perusahaan yang nggak jelas tentang data mereka, lebih baik hindari.
Di akhirnya, ini jadi pelajaran buat semua pihak. Bank harus lebih hati-hati, dan kita sebagai pengguna juga harus lebih cerdas.
Technology lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.
TechCrunch
Catatan redaksi
Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini
Technology update dari TechCrunch.
Sumber asli
Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan TechCrunch.
Baca artikel asli di TechCrunch→