Tim Cook bilang AI bikin Apple kesulitan, bisa dorong harga iPhone naik. Simak dampaknya di sini!
Tim Cook baru aja ngasih wawancara yang bikin heboh. Dia bilang, "situasi ini nggak berkelanjutan" soal AI yang makin nguasain industri. Gak cuma soal inovasi, tapi juga biaya produksi yang melambung.
Apple udah lama jadi pionir AI, mulai dari Siri sampai chip M-series yang canggih. Tapi buat terus ngembangin AI, mereka harus investasi gede di data center, riset, dan talent. Semua itu bikin biaya operasional naik tajam.
Selain itu, AI juga ngubah cara konsumen pakai iPhone. Fitur-fitur kayak foto AI, pemrosesan suara, atau AR butuh hardware yang lebih kuat. Jadi, Apple harus upgrade chip dan sensor, yang otomatis nambah biaya produksi.
Advertisement
Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.
Kalau biaya naik, biasanya harga jual juga ikut naik. Cook sempet ngasih contoh, "kita nggak mau jual produk dengan margin tipis kalau biaya produksi terus naik." Ini berarti iPhone generasi berikutnya mungkin bakal lebih mahal.
Tapi jangan buru-buru panik. Apple masih punya strategi lain, kayak ngurangin biaya di bagian lain atau ngasih layanan tambahan yang bikin konsumen tetap setia. Misalnya, layanan iCloud atau Apple Fitness+ yang bisa jadi sumber pendapatan baru.
Praktisnya, kamu yang lagi ngincar iPhone baru mesti siapin budget lebih tinggi. Atau, pertimbangkan upgrade ke model lama yang masih kuat, tapi harganya udah turun karena generasi baru bakal keluar.
Intinya, AI memang ngasih peluang gede buat Apple, tapi juga bawa tantangan biaya yang bikin mereka mikir naikkin harga. Kita tunggu aja gimana Apple ngejalanin strategi ini ke depan.
Technology lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.
TechCrunch
Catatan redaksi
Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini
Technology update dari TechCrunch.
Sumber asli
Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan TechCrunch.
Baca artikel asli di TechCrunch→