AS manfaatkan AI deteksi dini penipuan di pasar prediksi seperti Polymarket yang aksesnya pakai VPN.

Kamu pernah dengar pasang prediksi? Ini tempat orang-orang bertaruh hasil peristiwa geopolitik, kayak perang Iran atau serangan ke Venezuela. Tapi ternyata banyak curang yang terjadi di sana.

Polymarket jadi sorotan karena banyak trader yang untung besar dari taruhan yang waktu pasangnya kayaknya sudah tau hasilnya. Gara-gara platformnya pakai crypto dan secara teknis di luar AS, jadi nggak jelas pemerintah AS akan ikut campur atau nggak.

Tapi sekarang Komisi Perdagangan Berjangka AS (CFTC) ngincar para penipu ini. Ketua CFTC Michael Selig bilang, 'Kita akan nemu mereka, dan kita akan ambil tindakan.'

Advertisement

Advertisement

Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.

Para trader curang ini pake VPN buat akses Polymarket yang sebenarnya sudah diblokir di AS. CFTC lagi nambah staf buat kejarin kasus-kasus ini.

Tapi yang paling menarik, CFTC pake AI buat bantu kerja mereka. AI ini analisis pola trading dan bendera aktivitas mencurigakan. 'Kita punya banyak data,' bilang Selig. 'Ketika kita masukin ke AI, kita dapat info yang super bagus.'

AI ini bisa bantu CFTC paham di mana mereka harus investigasi atau kapan harus kirim surat panggilan ke trader yang curang.

Jadi kalau kamu main di pasang prediksi, hati-hati ya. AS lagi serius banget pakai AI buat kejar penipu. AI jadi mata mereka yang tajam buat deteksi dini aktivitas curang.

Praktisnya, ini artinya teknologi AI lagi jadi penjaga integritas di dunia keuangan. Jangan heran kalau nanti trading di pasang prediksi jadi lebih ketat dan transparan.

Technology lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.

Ars Technica

Catatan redaksi

Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini

Technology update dari Ars Technica.

Sumber asli

Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan Ars Technica.

Baca artikel asli di Ars Technica
#Technology#ArsTechnica#rss