AI agen di keuangan butuh data berkualitas tinggi. Cari tahu gimana siapkan data yang aman dan siap untuk AI.

Kamu tih gak, dunia keuangan itu super ketat aturannya? Padahal data berubah setiap detik! Di situ AI agen harus bekerja.

AI agen itu sistem yang bisa ngatur sendiri buat nyelesain tugas, cuma ngandelin data. Gak cuma ngasih jawaban biasa.

Menurut Steve Mayzak dari Elastic, 'Semua itu mulai dari data!' Data yang aman, berkualitas, dan gampang diakses itu kunci.

Advertisement

Advertisement

Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.

Setengah lebih tim keuangan udah pakai atau mau pakai AI agen. Tapi masalahnya, AI nguatkan juga kelemahan data yang ada.

Kalau data jelek, AI juga jelek. 'Sistem cuma sebagus titik lemah terlemahnya,' bilang Mayzak.

Perusahaan keuangan butuh tempat data yang terpercaya, pusat, gampang diakses, dan bisa diatur skala besar.

Di dunia keuangan, semua data tools harus bisa dijelaskan dan diawasi. 'Gak cukup bilang data dari mana dan jadi apa,' ujar Mayzak.

Kamu harus bisa lihat, ngerti, dan jelaskan prosesnya. Tapi tetep butuh kecepatan dan akurasi buat ngalahin kompetisi.

Pasarnya terus berubah, risiko dan peluang juga ikut. AI yang bisa ngartikan bahasa alami plus data terstruktur jadi super power.

Di sini, gak boleh ada error termasuk halusinasi AI. AI agen butuh akses cepet ke data berkualitas, teratur, dan aman.

Data transaksi, interaksi customer, signal risiko, kebijakan, dan konteks historis itu semua harus siap untuk AI.

Persiapin data buat AI itu nggak boleh diremehin. 'Bahasa alami lebih berantakan daripada data terstruktur,' bilang Mayzak.

Data harus diindeks dan digabung di satu tempat, nggak boleh terkunci di sistem terpisah. Kalau tidak, AI jadi lambat.

Kalau data terpisah, AI ngasih jawaban nggak konsisten, dan keputusan jadi susu dijelaskan. Bikin regulator dan customer curiga.

'Ada banyak cara jelaskan eksekusi trade di bank. Di dunia AI agen, kita butuh hasil yang konsisten setiap kali,' ujar Mayzak.

Ini tantangan super gede. Studi Forrester bilang 57% organisasi keuangan masih ngembangin kemampuan buat AI agen.

'Data ada dalam format berbeda, diciptakan selama sejarah bank,' kata Mayzak. Bank 50 tahun bisa punya 60 PDF berbeda untuk hal sama.

Padahal kita pengen outputnya 100% akurat. Banyak kasus, gak ada cukup baik. Harus bener, dan pertama kali.

Platform pencarian efektif itu kunci buat selesaikan masalah data yang pecah, indeks buruk, dan sulit diakses.

Kalau kamu bisa saring data terstruktur dan tidak terstruktur, amankan, dan terapkan di konteks yang pas, AI agen jadi super berguna.

Sistem AI harus dirancang dengan akses dan utilitas data di pikiran biar lebih cepat dan akurat, serta kurangi risiko.

'Pencaran itu teknologi dasar yang bikin AI akurat dan terkait data nyata,' kata Mayzak. 'Platform pencaran jadi ingatan dan konteks AI.'

Kalau udah terpasang, pencarian AI dan sistem otonom bisa dipake buat berbagai keperluan di dunia keuangan.

Untuk monitoring client exposure, AI agen bisa scan transaksi, signal pasar, dan data eksternal buat deteksi risiko baru.

Di trade monitoring, AI bisa review workflow trade, identifikasi perbedaan format, dan selesaikan exception langkah demi langkah.

Di regulatory reporting, AI bisa kumpulkan data dari berbagai sistem, generate laporan yang diminta, dan track bagaimana output dihasilkan.

Aplikasi AI ini ngasih hemat waktu, dukung audit dan compliance, serta bisa di-trace dan dijelaskan.

Meski kemampuan ini udah ada, seringkali masih manual, pecah, dan sulit di-scale. AI agen bikin proses lebih otonom dan efisien.

'Gak jauh beda dari cara kerja manusia sekarang, cuma jauh lebih cepat dan di-scale,' kata Mayzak.

Nggak mudah launching AI agen, apalagi kalai proyek AI sebelumnya gagal. Mayzak sarankan mulai dari use case yang bisa dikelola.

'Sukses bisa bangun dari sukses,' katanya. 'Meski tujuannya otomatisasi proses 70 langkah, kamu harus mulai dari suatu tempat.'

'Yang jalan di pasar, selesaikan masalah langkah demi langkah. Setelah langkah pertama jalan, baru ke langkah berikutnya.'

Perusahaan keuangan yang jadi pemimpin akan yang integrasi AI agen ke ekosistem yang luas dengan kontrol keamanan kuat.

Dengan melakukan ini dengan baik, akan jadi feedback loop AI, di mana eksekutif dapat sinyal baru buat assess efektivitas investasi.

Dengan iterasi pilot dan perbaikan berkelanjutan, perusahaan akan bangun sistem AI yang bisa diukur, dikelola, dan di-scale.

Ini akan transformasi AI agen jadi keunggulan kompetitif yang bertahan lama.

Technology lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.

MIT Technology Review

Catatan redaksi

Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini

Technology update dari MIT Technology Review.

Sumber asli

Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan MIT Technology Review.

Baca artikel asli di MIT Technology Review
#Technology#MITTechnologyReview#rss