Pelajari perbedaan antara stablecoin dan bank tradisional, serta mana yang lebih menguntungkan untukmu.
Jadi, kamu pernah denger tentang stablecoin? Ini nih, cryptocurrency yang nilainya diikat ke aset tertentu, kayak dolar AS atau Euro. Jadi, misalnya kamu beli stablecoin senilai 1 dolar, nilainya bakal tetap 1 dolar, nggak kayak cryptocurrency lain yang bisa naik turun drastis. Ini bikin stablecoin jadi pilihan menarik buat kamu yang pengen bertransaksi dengan lebih stabil.
Nah, yang bikin stablecoin mirip bank itu, mereka juga pegang banyak deposit. Ketika kamu beli stablecoin, mereka akan terima uang tunai dan ngeluarin koin di blockchain. Jadi, di satu sisi, mereka mirip bank yang nyimpen uang kamu. Tapi, ada beberapa hal yang bikin mereka beda banget dari bank tradisional.
Pertama, stablecoin beroperasi di dunia digital. Jadi, semua transaksi bisa dilakukan secara instan dan tanpa batasan waktu. Kamu bisa kirim stablecoin ke teman kamu kapan aja, bahkan di tengah malam. Sementara itu, bank tradisional masih terikat jam buka dan tutup. Ini bikin transaksi jadi lebih fleksibel dan cepat.
Advertisement
Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.
Kedua, biaya transaksi di stablecoin biasanya lebih rendah dibandingkan bank. Bayangkan deh, kalau kamu transfer uang antar bank, biasanya ada biaya yang harus dibayar. Nah, di stablecoin, biaya ini bisa jauh lebih kecil, bahkan kadang-kadang gratis. Ini jelas jadi keuntungan buat kamu yang sering bertransaksi.
Tapi, ada juga risiko yang harus kamu perhatiin. Misalnya, kalau stablecoin tidak dikelola dengan baik, bisa aja nilainya turun. Jadi, penting banget buat kamu pilih stablecoin yang terpercaya dan punya cadangan aset yang jelas. Jangan sampai kamu rugi gara-gara salah pilih.
Terakhir, ada juga aspek regulasi yang bikin stablecoin dan bank tradisional berbeda. Bank biasanya diawasi ketat oleh pemerintah, sementara stablecoin masih dalam tahap pengaturan. Ini bisa jadi risiko tersendiri, soalnya kamu harus lebih hati-hati dalam memilih stablecoin yang mau kamu gunakan.
Crypto lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.
The Block
Catatan redaksi
Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini
Crypto update dari The Block.
Sumber asli
Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan The Block.
Baca artikel asli di The Block→

