Ripple luncurkan platform minting dan RLUSD di jaringan Notabene, tapi volume transfer turun. Apa yang terjadi?

Jadi, baru-baru ini Ripple ngeluncurin platform minting yang ditujukan untuk institusi. Ini bisa jadi langkah besar buat mereka, soalnya bisa nambah kepercayaan dari investor besar. Dengan platform ini, Ripple pengen bikin proses minting lebih mudah dan aman. Jadi, bagi yang mau terjun ke dunia crypto, ini bisa jadi kesempatan emas.

Selain itu, mereka juga udah nambahin RLUSD ke jaringan compliance Notabene. Ini berarti, RLUSD sekarang lebih terjamin dan bisa lebih diterima di kalangan institusi. Dengan adanya dukungan dari Notabene, diharapkan lebih banyak orang yang mau pegang RLUSD. Ini bisa jadi kabar baik buat para holder yang udah ada.

Tapi, ada berita kurang enak juga. Volume transfer bulanan buat RLUSD turun sampai 25%, jadi totalnya sekitar $10,95 miliar. Ini bikin banyak orang bertanya-tanya, kenapa bisa gitu? Mungkin ada beberapa faktor yang mempengaruhi, seperti kondisi pasar yang lagi fluktuatif atau mungkin kurangnya minat dari investor baru.

Advertisement

Advertisement

Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.

Walaupun volume transfer turun, pertumbuhan jumlah holder RLUSD justru meningkat. Ini menunjukkan bahwa meskipun transaksi berkurang, orang-orang masih percaya sama potensi RLUSD. Jadi, bisa jadi ini adalah sinyal bahwa orang-orang lebih memilih untuk menyimpan aset mereka daripada aktif bertransaksi.

Dengan semua perubahan ini, Ripple nampaknya lagi berusaha untuk tetap relevan di pasar yang sangat kompetitif ini. Mereka pengen menunjukkan bahwa meskipun ada tantangan, mereka tetap berkomitmen untuk inovasi dan keamanan. Ini bisa jadi momen penting buat Ripple ke depannya.

Crypto lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.

CoinDesk

Catatan redaksi

Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini

Crypto update dari CoinDesk.

Sumber asli

Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan CoinDesk.

Baca artikel asli di CoinDesk
#Crypto#CoinDesk#rss