Perusahaan media Korea yang terdaftar di Nasdaq kini fokus ke AI setelah gagal di crypto. Simak kisahnya!
Jadi, ada nih perusahaan media asal Korea yang dulu sempat ngebet banget mau beli 10.000 bitcoin. Mereka bahkan udah siapin dana sekitar $1 miliar buat itu. Tapi, siapa sangka, sekarang mereka malah ngelapor kalau saldo mereka udah nol! Gila ya? Ternyata, mereka mutusin buat fokus ke infrastruktur AI. Kenapa sih bisa gitu?
Nah, perusahaan ini terdaftar di Nasdaq, jadi mereka harus berjuang banget buat tetap ada di bursa. Gara-gara kegagalan di crypto, mereka harus ngubah strategi. Dari yang awalnya pengen jadi raja bitcoin, sekarang malah cari jalan baru di dunia AI. Ini jadi pertanda bahwa dunia crypto itu nggak seaman yang dibayangkan, ya.
Mungkin kamu penasaran, kenapa mereka bisa sampai segitunya? Ternyata, banyak perusahaan yang dulu percaya sama crypto sekarang mulai ragu. Mereka merasa AI lebih menjanjikan dan bisa jadi solusi yang lebih stabil. Jadi, bisa dibilang ini adalah langkah untuk bertahan di tengah ketidakpastian pasar crypto yang lagi goyang.
Advertisement
Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.
Perusahaan ini bukan satu-satunya yang ngalamin hal kayak gini. Banyak startup lain yang juga mulai melirik AI setelah merasakan pahitnya investasi di crypto. Ini jadi tren yang menarik, soalnya bisa jadi pertanda bahwa AI bakal jadi fokus utama di tahun-tahun mendatang. Siapa tahu, mungkin kamu juga bisa ikutan terjun ke dunia AI yang lagi booming ini!
Kalau kamu lagi mikir-mikir mau investasi, mungkin sekarang saat yang tepat buat mulai belajar tentang AI. Soalnya, banyak peluang yang bisa kamu gali di bidang ini. Jangan sampai ketinggalan, ya! Siapa tahu, kamu bisa jadi bagian dari revolusi teknologi yang lagi terjadi.
Crypto lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.
CoinDesk
Catatan redaksi
Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini
Crypto update dari CoinDesk.
Sumber asli
Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan CoinDesk.
Baca artikel asli di CoinDesk→