Michael Saylor tetap optimis beli Bitcoin meski sahamnya turun. Kenapa dia berani ambil risiko ini?
Jadi, kamu udah denger belum tentang Michael Saylor? Dia ini salah satu tokoh besar di dunia crypto, terutama Bitcoin. Walaupun saham perusahaannya lagi anjlok, dia tetap optimis untuk nambahin koleksi Bitcoin-nya. Gila ya? Dia bahkan bilang kalau mereka butuh lebih banyak data untuk mendukung keputusan ini. Kayak ada yang bilang, 'Jangan pernah menyerah!'
Saylor baru-baru ini nge-share grafik yang nunjukin kalau perusahaan dia punya stash Bitcoin senilai $50 miliar. Itu angka yang gede banget, bro! Dia percaya kalau Bitcoin masih punya potensi yang luar biasa di masa depan. Mungkin dia ngerasa kalau ini adalah kesempatan emas untuk nambahin aset digitalnya. Soalnya, banyak orang yang skeptis, tapi dia malah makin semangat.
Banyak yang bertanya-tanya, kenapa sih Saylor tetap nekat beli Bitcoin meski pasar lagi bergejolak? Nah, dia percaya kalau Bitcoin adalah masa depan uang. Dia juga bilang, 'Ini bukan soal harga jangka pendek, tapi tentang nilai jangka panjang.' Jadi, dia lebih fokus ke visi besar ketimbang fluktuasi harga yang terjadi sekarang.
Advertisement
Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.
Saylor juga mengingatkan kita tentang pentingnya diversifikasi aset. Di tengah ketidakpastian pasar, punya Bitcoin bisa jadi pelindung nilai yang bagus. Dia berpendapat, dengan inflasi yang terus meningkat, Bitcoin bisa jadi salah satu cara untuk menjaga kekayaan. Menarik, kan? Jadi, kamu udah siap belum untuk ikut berinvestasi di Bitcoin?
Tapi, tentu aja, investasi di crypto itu berisiko. Kamu harus siap dengan segala kemungkinan. Saylor sendiri udah ngerasain naik turunnya pasar, tapi dia tetap yakin dengan keputusan yang diambil. Dia bilang, 'Kalau kamu percaya dengan sesuatu, ya sudah, jalani aja!' Ini bisa jadi pelajaran buat kita semua, terutama yang mau terjun ke dunia crypto.
Crypto lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.
CoinDesk
Catatan redaksi
Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini
Crypto update dari CoinDesk.
Sumber asli
Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan CoinDesk.
Baca artikel asli di CoinDesk→