Stablecoin banyak dipakai di negara berkembang, tapi pendirinya masih didominasi negara maju. Kenapa ya?
Stablecoin itu jadi topik hangat di dunia crypto, terutama karena penggunaannya yang terus meningkat. Tapi, yang menarik, mayoritas penggunaan stablecoin ini justru terjadi di negara berkembang. Kenapa ya? Soalnya, di sana banyak orang yang butuh akses ke sistem keuangan yang lebih stabil dan aman. Dengan stablecoin, mereka bisa transaksi tanpa khawatir nilai uangnya turun drastis.
Di sisi lain, meskipun penggunaan stablecoin banyak di negara berkembang, pendiri dan dana ventura yang mendukungnya masih didominasi oleh orang-orang dari Amerika Serikat dan Eropa. Ini bikin kita mikir, kenapa ya? Mungkin karena banyak inovasi dan dukungan dari investor besar di negara-negara maju. Tapi, ini juga bikin ketimpangan, soalnya negara berkembang bisa jadi ketinggalan dalam inovasi dan akses ke teknologi baru.
Kondisi ini bikin kita bertanya-tanya, apakah ada peluang bagi negara berkembang untuk lebih terlibat dalam ekosistem stablecoin? Jelas ada! Banyak startup di negara-negara ini yang mulai muncul dan mencoba untuk mengisi celah itu. Mereka bisa jadi jembatan antara pengguna dan teknologi yang ada, sehingga bisa memaksimalkan potensi stablecoin di pasar lokal.
Advertisement
Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.
Jadi, meskipun pendiri stablecoin banyak dari negara maju, penggunaannya di negara berkembang menunjukkan potensi yang besar. Ini bisa jadi kesempatan emas buat para pengusaha dan investor di sana. Dengan dukungan yang tepat, mereka bisa menciptakan solusi yang lebih relevan dan sesuai dengan kebutuhan lokal.
Nah, buat kamu yang tertarik dengan dunia crypto, ini saatnya untuk memperhatikan perkembangan di negara berkembang. Ada banyak inovasi yang mungkin bisa jadi peluang cuan, baik untuk kamu yang mau berinvestasi atau bahkan memulai usaha baru. Jangan sampai ketinggalan ya!
Crypto lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.
Decrypt
Catatan redaksi
Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini
Crypto update dari Decrypt.
Sumber asli
Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan Decrypt.
Baca artikel asli di Decrypt→