Farage dilaporkan ke pengawas UK karena dugaan lobby crypto. Siapa yang diuntungkan? Yuk, simak selengkapnya!
Jadi, ada berita seru tentang Nigel Farage yang dilaporkan ke pengawas standar di Inggris. Dia dituduh melobi Bank of England untuk kebijakan yang bisa bikin cuan bagi donornya yang besar. Gimana bisa gitu? Ternyata, donornya itu adalah investor besar di Tether, salah satu stablecoin yang lagi hits.
Kisah ini berawal dari seorang anggota parlemen dari Partai Buruh yang mengungkapkan bahwa Farage udah beberapa kali ngedorong Bank of England buat ubah kebijakan terkait crypto. Kebijakan ini bisa jadi sangat menguntungkan buat donornya. Ini jadi sorotan karena bisa jadi ada konflik kepentingan yang serius di sini.
Tether sendiri adalah salah satu stablecoin yang paling banyak dipakai di dunia crypto. Jadi, bisa dibayangkan betapa besarnya pengaruh kebijakan yang diusulkan Farage ini. Kalau kebijakan itu disetujui, bisa jadi akan menguntungkan banyak pihak, terutama si donornya yang udah nyuntik dana gede.
Advertisement
Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.
Tentu aja, tuduhan ini bikin banyak orang bertanya-tanya tentang integritas Farage. Apakah dia beneran berjuang untuk kepentingan publik atau cuma buat kepentingan pribadi dan donornya? Ini jadi perdebatan panas di kalangan pengamat politik dan crypto.
Yang menarik, ini bukan pertama kalinya Farage terlibat dalam kontroversi. Dia dikenal sebagai sosok yang vokal dalam banyak isu, terutama yang berkaitan dengan Brexit dan kebijakan ekonomi. Tapi kali ini, dia mungkin harus siap-siap menghadapi konsekuensi dari tindakan lobbying-nya.
Jadi, apa yang akan terjadi selanjutnya? Apakah pengawas standar akan mengambil tindakan? Atau ini cuma angin lalu? Kita tunggu aja perkembangan selanjutnya, soalnya ini bisa jadi awal dari banyak drama di dunia politik dan crypto.
Crypto lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.
Decrypt
Catatan redaksi
Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini
Crypto update dari Decrypt.
Sumber asli
Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan Decrypt.
Baca artikel asli di Decrypt→