ChatGPT turun di bawah 50% pangsa pasar, sementara Gemini dan Claude naik cepat. Simak apa yang terjadi di dunia AI!

Kamu pasti udah sering denger nama ChatGPT, kan? Bot ini udah jadi ikon AI buat ngobrol. Tapi ternyata, dalam laporan Sensor Tower State of AI 2026, pangsa audiensnya turun di bawah 50% pertama kalinya.

Kenapa bisa gitu? Salah satu faktor utama adalah Gemini, chatbot dari Google yang udah jadi default app di banyak ponsel Android. Jadi, tiap orang yang buka aplikasi chat otomatis ketemu Gemini dulu.

Selain Gemini, ada Claude dari Anthropic yang dapet dorongan gede dari Pentagon. Pemerintah AS ngasih kontrak buat pakai Claude dalam proyek militer, bikin popularitasnya melonjak tajam.

Advertisement

Advertisement

Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.

OpenAI memang masih punya keunggulan di segmen developer dan enterprise, tapi di pasar konsumen, mereka mulai kejar-kejaran sama pesaing. Ini bikin persaingan AI makin seru.

Data Sensor Tower nunjukin kalau ChatGPT masih nyumbang sekitar 45% total interaksi chatbot, sementara Gemini nyerap 30% dan Claude 20%. Sisanya tersebar di bot lain kayak Llama dan Bard.

Apa artinya buat kamu? Kalau kamu pakai chatbot buat kerja atau belajar, sekarang ada lebih banyak pilihan yang mungkin lebih cocok dengan kebutuhan spesifik kamu.

Tapi jangan buru-buru ganti dulu. ChatGPT masih punya keunggulan di hal kreativitas teks, integrasi dengan plugin, dan ekosistem yang luas. Jadi, pilih yang paling pas buat skenario kamu.

Intinya, pasar AI lagi dinamis. Siapa yang bakal jadi nomor satu selanjutnya? Kita tunggu aja perkembangan selanjutnya.

Crypto lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.

Decrypt

Catatan redaksi

Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini

Crypto update dari Decrypt.

Sumber asli

Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan Decrypt.

Baca artikel asli di Decrypt
#Crypto#Decrypt#rss