Tren penambang Bitcoin yang beralih ke infrastruktur AI bikin saham IREN, Cipher, dan Hut 8 melonjak tajam. Simak analisis lengkapnya di sini.

Pernah kepikiran nggak sih kalau alat buat nambang Bitcoin ternyata bisa dipakai buat hal lain? Nah, sekarang lagi ada tren unik di mana para Bitcoin miner mulai 'selingkuh' ke dunia AI.

Bukan tanpa alasan, soalnya infrastruktur yang mereka punya—kayak pusat data raksasa dan daya listrik gede—itu cocok banget buat jalanin AI yang haus energi.

Salah satu yang paling mencolok itu IREN. Saham mereka baru aja hampir nyentuh rekor tertinggi sepanjang masa gara-gara pengumuman ekspansi infrastruktur AI bareng Dell.

Advertisement

Advertisement

Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.

Nggak cuma IREN, nama-nama kayak Cipher dan Hut 8 juga lagi naik daun. Investor kayaknya makin yakin kalau pivot ke AI ini adalah strategi cerdas buat cari cuan tambahan.

Bayangin aja, nambang Bitcoin itu kadang naik turun banget harganya. Dengan masuk ke AI, mereka punya sumber pendapatan yang lebih stabil dan punya prospek jangka panjang yang oke banget.

Kerja sama bareng raksasa teknologi kayak Dell bikin mereka makin dipercaya. Ini bukan cuma soal ganti alat, tapi soal ngerombak bisnis biar nggak cuma bergantung sama harga BTC doang.

Buat kamu yang ngikutin pasar saham atau crypto, fenomena ini menarik banget. Ini bukti kalau batas antara blockchain dan AI makin tipis, dan yang bisa adaptasi bakal jadi pemenang.

Jadi, takeaway-nya adalah: jangan kaget kalau ke depannya banyak perusahaan mining yang berubah jadi penyedia cloud computing buat AI. Diversifikasi itu kunci biar nggak boncos pas market lagi crash.

Crypto lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.

The Block

Catatan redaksi

Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini

Crypto update dari The Block.

Sumber asli

Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan The Block.

Baca artikel asli di The Block
#Crypto#TheBlock#rss